Saya
adalah anak laki-laki pertama dari 3 (tiga) bersaudara, lahir di Kebumen
tanggal 09 Januari 1984 tepatnya di Desa Pucangan Kec. Sadang Kab. Kebumen. Ibu
tercinta saya bernama Ati Setianingsih dan Bapak saya bernama Kuwat Santoso,
keduanya asli suku jawa.
Hidup
di Desa yang belum tersedia Listrik kami
sekeluarga bekerja sebagai Petani dan di bawah dari kecukupan secara finansial.
Saat
masih kecil saya sudah terbiasa mencari rumput buat makan sapi maupun kambing. Sore
harinya saya bersama anak-anak kampung
yang lain menggembala Sapi ke sawah saat musim kemarau.
Sehingga
kedua orang tua saya memutuskan untuk merantau, di awali dengan Bapak saya
merantau ke Pulau Bangka kalau dulu masih termasuk Sumatera berprofesi sebagai
petani dan buka lahan baru (bisa dikatakan sebagai transmigrasi pada jaman
Presiden Bapak Soeharto) saat Ibu saya sedang mengandung.
Di
karenakan jarak yang cukup jauh antara
Sumatera dan Jawa Tengah Bapak saya pulang ke Jawa hanya 1 (satu) bahkan 2
(dua) tahun sekali. Maka pada usia 3 (tiga) tahun saya sudah di tinggal
merantau kedua Orang tua, sehingga saya di asuh dan besarkan oleh Kakek dan
Nenek saya tercinta keduanya saat ini sudah Almarhum. Ibu saya merantau ke Bandung
sebagai Pekerja rumah tangga (Pembantu) demi untuk menghidupi saya dan Kakek
nenek saya di kampung. Sejak saat nilah kedua orang tua saya berpisah di
karenakan memang jarak yang sangat jauh memisahkan antara Bapak saya dan Ibu
saya. Ibu Saya menikah lagi saat usia saya lima tahun, kemudian lahirlah kedua
Adik saya dengan jarak kelahiran antara adik pertama saya dan adik kedua saya
selisih 5 tahun.
Sejak
saat usia 3 (tahun) tahun saya sudah di tinggal Bapak saya. Dan baru bertemu
lagi saat usia saya 20 (dua puluh) tahun disitulah pertama kali saya melihat
wajah Bapak saya, sungguh pertemuan yang sangat mengharukan.
Hidup
sedari kecil tanpa kehadiran Orang tua yang melahirkan membuat saya tahan
banting, pekerja keras, disiplin waktu, ulet, tekun dan tentunya jujur dan beraklak baik karena
dari kecil sudah didik di ajarkan ngaji pada kyai setempat oleh Kakek saya.
Setelah
lulus SD pada tahun 1997 baru saya ikut merantau ke Bandung bersama Ibu
tercinta saya dan saya di sekolahkan di Mts Miftahul Falah sambil pesantren
tepatnya di Jl. Gedebage Kp. Rancabolang Kec. Darwati Kota Bandung, lulus pada
tahun 2000 di lanjutkan sekolah sampai STM. Tepatnya di STM ICB yang berada di
Jl. Terusan Jakarta, Antapani Kota Bandung jurusan Teknik Otomotif lulus tahun
2003.
Setelah
lulus STM sambil membantu Ibu saya jualan Nasi karena Ibu saya buka warung nasi saya sambil melamar kerja,
setelah malamar kerja kesana kesini sampai setahun tidak dapat kerja juga di
Bandung. Akhirnya pada tahun 2004 saya merantau ke Jakarta ikut paman saya yang
tinggal di Kota Bekasi tepatnya di Pekayon Bekasi Barat. Alhamdulillah setelah
melamar kerja kesana kesini di terimalah kerja di PT Suzuki Indomobil sebagai
Operator, yang bertempat di Jl. Penggilingan Cakung jakarta Timur.
Pada
tahun 2006 terjadi PHK besar besaran saya salah satu korban PHK, kemudian saya
banting setir ikut MLM Tianshi sambil saya buka usaha berbekal modal dari PHK
PT Suzuki Indomobil saya buka Cuci steam
motor dan mobil sekaligus buka usaha warung kopi dengan sewa lahan di
Bulak kapal Bekasi tepatnya samping Rel Kerata Api pas samping Penyebrangan Rel
Bulak Kapal (samping taman Makam Pahlawan Nasional Bekasi). Sambil usaha saya
juga malamar kerja di PT Multiplus yang bergerak di bidang peralatan kantor dan
reservasi yang berlokasi di Kelapa Gading Jakarta Utara. Alhamdulillah saya di
terima sebagai staff ticketing karena kemahiran saya menggunakan komputer dan
internet. Belum genap setahun saya bekerja di PT Mutiplus, pada awal januari
2007 lagi – lagi kena PHK karena perusahaan sudah mulai sepi salah satu faktor
jatuhnya pesawat Adam Air yang membuat pesanan tiket pada waktu itu turun
drastis pada akhirnya perusahaan gulung tikar dan Usaha steam saya yang di
lanjutkan Adik saya juga terbengkalai karena sistem keuangan yang tidak di
kelola dengan benar, akhirnya usaha steam dan warung kopipun gulung tikar.
Dengan
keahlian yang saya miliki di bidang komputer dan printer di tambah saya sebagai
orang suku jawa asli yang mempunyai mental baja, penuh semangat dan pantang menyerah
melamar kerja kesana kesini akhirnya atas ijin ALLAH SWT pada pertengahan
tahun 2007 saya di terima kerja di CV
Nuansa Ink yang bergerak di servis komputer, printer dan isi ulang tinta yang
berlokasi di depan BTC. Disinilah saya terus mengasah kemampuan saya di bidang
komputer dan printer.
Pada
akhirnya pertengahan tahun 2008 saya bertekad melanjutkan pendidikan saya
dengan masuk kuliah di STMIK Bani Saleh Bekasi murni dengan biaya sendiri.
Pada
tahun 2009 saya mengundurkan diri kerja di CV Nuansa Ink saya membuka Usaha
sendiri di bidang servis komputer dan printer, jaringan internet dan isi ulang
tinta berbekal dari ilmu saat saya bekerja di CV Nuansa Ink dan ilmu dari
kuliah saya.
Di
saat kuliah lah saya mulai aktif di organisasi internal kampus maupun ektenal. Di
kampus saya sebagai Pengurus Harian (BPH) Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika
(HMTI), anggota MAPALA PALASETA, serta sebagai Wakil BEM STMIk Bani Saleh serta
ketua Mahasiswa Peduli yang bergerak di bidang Sosial.
Di
luar kampus saya aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang
Kota Bekasi sebagai Ketua bidang Sospol.
Selain
sebagai aktivis saya aktif juga sebagai Guru komputer di SMA Daya Utama dan SMK
Teratai Putih 2 Kota Bekasi.
Pada
tahun 2013 saya menikah dengan istri saya yang saat itu istri saya sebagai
Sekretaris Ketua STMIK Bani Saleh. Alhamdulillah ALLAH menuntun saya untuk
Kuliah di STMIK Bani Saleh sehingga saya bertemu dengan Istri saya dalam satu
kampus. Salah satu penghematan dalam proses pacaran..hehehheee...
Lulus
S1 pada tahun 2013, dan di karuniai putri pertama pada pertama pada tahun 2014
bernama Khalisa Nayla Riyadil Jannah, putri kedua lahir pada tahun 2018 bernama
Hasna Uzma Kultsum.
Pada
tahun 2015 saya berpetualang memutuskan mengundurkan dari profesi guru menjadi
staff IT di PT SJML Cibitung, kemudian tahun 2016 alhamdulillah di terima kerja
di PT Perikanan Nusantara(Persero) Jakarta.
Setelah
lulus kuliah mulai aktif lagi berorganisasi khusunya di NU. Hingga saat ini
saya menjabat sebagai sekretaris LTM PC NU Kota Bekasi dan Wasekjen PC GP Ansor
Kota Bekasi.